PATI – Pemerintah pusat terus mempercepat pemerataan mutu pendidikan di seluruh Indonesia. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui peresmian revitalisasi
90 satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra pada Minggu (12/4/2026).
Peresmian yang dipusatkan di SMP Negeri 8 Pati ini. menandai rampungnya program revitalisasi sekolah tahun anggaran 2025
Revitalisasi tersebut meliputi pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi gedung sekolah, peningkatan sarana laboratorium, penguatan perpustakaan, hingga pembenahan fasilitas sanitasi sekolah agar lebih layak.
Program ini menjadi perhatian, karena dinilai selaras dengan agenda nasional, untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemerintah menilai sekolah yang aman dan nyaman, merupakan faktor utama dalam menunjang proses belajar mengajar yang efektif.
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan revitalisasi 90 sekolah di Pati, telah selesai 100 persen dan sudah mulai digunakan oleh siswa.
Ia menekankan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan bukan hanya proyek, tetapi bentuk investasi masa depan bangsa.
“Alhamdulillah semua sudah selesai 100 persen, dan sekarang sudah mulai digunakan serta bermanfaat untuk meningkatkan pendidikan di wilayah Kabupaten Pati,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia juga mengungkapkan bahwa anggaran revitalisasi yang dikucurkan untuk Kabupaten Pati pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp 67 miliar.
Anggaran tersebut diprioritaskan untuk pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan, termasuk sekolah-sekolah yang selama ini masih kekurangan sarana memadai.
Menariknya, Kabupaten Pati kembali mendapatkan tambahan program revitalisasi pada tahun 2026 untuk sekitar 19 sekolah yang terdampak bencana.
Program lanjutan tersebut dinilai penting, agar kerusakan fasilitas sekolah tidak menghambat kelangsungan pendidikan dan aktivitas belajar mengajar.
Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menyambut baik dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah
Akan segera melakukan evaluasi besar-besaran terhadap seluruh bangunan sekolah di wilayah Pati, terutama yang sudah berusia tua.
“Rencana hari senin akan kami adakan evaluasi semua sekolah. Untuk melihat apakah gedung-gedung tersebut masih layak atau tidak.
Kami juga akan membentuk tim untuk mengecek langsung kondisi tempat belajar mengajar,” kata Plt. Bupati Pati kepada wartawan
Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo turut mendampingi dan menyatakan dukungan terhadap upaya peningkatan fasilitas pendidikan di daerah.
Revitalisasi sekolah di Pati dinilai sebagai langkah strategis pemerintah untuk menjawab tantangan pendidikan nasional.
Terutama dalam mengurangi ketimpangan fasilitas belajar yang selama ini masih menjadi persoalan di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintah berharap, peningkatan sarana sekolah akan melahirkan generasi penerus yang unggul
Berdaya saing tinggi, serta mampu menjadi tulang punggung pembangunan bangsa di masa depan.(red)






















Discussion about this post