PATI – Viral di media sosial mengenai dugaan penutupan saluran irigasi, akibat pembangunan proyek KDMP di Desa Sarirejo, Kecamatan Pati, akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari pemerintah desa.
Kepala Desa Sarirejo, Wiku Haryanto, S.Tr.Kesgi menegaskan bahwa pembangunan proyek tersebut, telah melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan mendapat persetujuan masyarakat.
Pengecekan langsung di lokasi proyek juga dilakukan bersama perangkat desa dan Babinsa Sarirejo, Pelda Rintanto, pada Selasa (10/3/2026).
Dari hasil pengecekan diketahui terdapat dua saluran irigasi di lokasi pembangunan. Satu saluran masih berfungsi dengan baik untuk kebutuhan pengairan pertanian warga.
Sementara satu saluran, dalam kondisi rusak dan kurang berfungsi. Saluran yang rusak itulah yang sementara ditutup untuk memudahkan akses keluar masuk kendaraan pengangkut material proyek KDMP.
“Penutupan ini hanya sementara. Setelah pembangunan selesai, saluran irigasi akan diperbaiki kembali,” jelas Wiku saat ditemui wartawan, Kamis (12/3/2026).
Ia menambahkan, pihak desa juga akan memasang gorong-gorong, agar aliran air menuju lahan pertanian tetap dapat berjalan dengan lancar.
Menurutnya, munculnya isu yang viral di media sosial, kemungkinan terjadi. karena kurangnya informasi yang diterima sebagian masyarakat terkait kondisi sebenarnya di lapangan.
Pemerintah desa pun berkomitmen terus melakukan sosialisasi kepada warga mengenai perkembangan pembangunan proyek KDMP.
Dengan komunikasi yang baik, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman di masyarakat terkait proyek pembangunan tersebut.
Saat ini situasi di Desa Sarirejo dilaporkan tetap aman dan kondusif, serta aktivitas pembangunan masih berjalan sesuai rencana.(red)






















Discussion about this post