PATI I Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum istimewa bagi jajaran Satlantas Polresta Pati. Tidak hanya mengamankan arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa
Mereka juga menggelar pesantren kilat untuk anak-anak usia 4 hingga 8 tahun, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kantor Satlantas Polresta Pati menghadirkan suasana berbeda. Ruang yang biasanya digunakan untuk pelayanan dan administrasi kendaraan
Disulap menjadi tempat belajar agama, yang hangat dan penuh keceriaan. Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok memimpin langsung kegiatan ini.
Ia menggandeng Ustadz Muhammad Abdul Juwen Al Hafidz sebagai pembimbing utama, didampingi sejumlah anggota yang memiliki latar belakang pendidikan agama.
Menurut Kompol Riki, program ini merupakan bagian dari pembinaan karakter sejak usia dini.“Ramadan adalah waktu terbaik untuk membentuk akhlak anak-anak.
Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang taat beribadah, sekaligus disiplin di jalan raya,” ujar Kompol Riki Fahmi Mubarok, Kasat Lantas Polresta Pati kepada wartawan
Anak-anak diajarkan tata cara wudhu yang benar, praktik salat berjamaah, serta membaca Al-Qur’an.
Ceramah agama disampaikan dengan bahasa sederhana, agar mudah dipahami anak-anak. Menariknya, materi keagamaan dipadukan dengan edukasi Kamseltibcar Lantas.
Anak-anak diperkenalkan pentingnya memakai helm saat dibonceng, menyeberang di zebra cross, dan tidak bermain di badan jalan.
Simulasi rambu lalu lintas menggunakan alat peraga bergambar membuat suasana semakin interaktif.
Terlihat, anak-anak tampak antusias menjawab pertanyaan tentang warna lampu merah, kuning, dan hijau.
Program ini mendapat respons positif dari para orang tua. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat
Karena, anak-anak tidak hanya belajar agama tetapi juga memahami keselamatan sejak dini”, tambah KBO Satlantas Polresta Pati, Ipda Muslimin.
Wakasat Lantas Polresta Pati, AKP Muhari S, S.H., M.H berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan.
Ia menilai sinergi nilai spiritual dan disiplin lalu lintas, menjadi investasi penting bagi masa depan.
Ramadan kali ini menjadi bukti bahwa edukasi keselamatan dapat dimulai dari ruang sederhana, bahkan dari lantunan ayat suci dan sajadah kecil milik anak-anak”, kata AKP Muhari S, S.H., M.H.(red)






















Discussion about this post