SEMARANG – Kepolisian memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 17 hingga 20 Maret 2026.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto saat mendampingi kunjungan Kapolri di Posko Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan, guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melintas di wilayah Jawa Tengah.
Selain pengaturan lalu lintas, polisi juga menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk memperhatikan faktor keselamatan sebelum memulai perjalanan.
Kombes Pol. Artanto mengingatkan bahwa sejumlah kendala teknis kendaraan sering terjadi saat arus mudik, seperti aki tekor, mesin overheat, hingga ban bocor atau pecah.
Karena itu, pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, sebelum berangkat menuju kampung halaman.
Bagi para pengendara juga disarankan untuk beristirahat, apabila merasa lelah selama perjalanan. agar terhindar dari risiko kecelakaan.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum perjalanan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah kepada wartawan.
Polisi juga memprediksi arus balik Lebaran tahun ini, akan berlangsung pada 22 hingga 29 Maret 2026.
Dengan berbagai kesiapan yang telah dilakukan, diharapkan Jawa Tengah mampu memberikan pelayanan terbaik, bagi jutaan pemudik yang melintas selama musim mudik lebaran 2026.(red)





















Discussion about this post