PATI – Momentum Idulfitri 2026 di wilayah Kabupaten Pati menjadi ujian besar bagi kondusifitas daerah, seiring digelarnya open house dan tradisi takbir keliling secara bersamaan.
Risma Ardhi Chandra menegaskan, dua agenda besar tersebut harus berjalan seimbang, antara kemeriahan dan ketertiban.
Open house di Pendopo Kabupaten Pati diprediksi menyedot ribuan warga, sementara takbir keliling akan digelar di berbagai titik wilayah.
Situasi ini dinilai rawan, jika tidak dikelola dengan baik terutama terkait kepadatan massa dan potensi gangguan ketertiban.
Risma mengingatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari panitia, peserta, hingga aparat keamanan untuk saling berkoordinasi.
Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan bersama. “Semua harus saling menjaga. Jangan sampai euforia justru menimbulkan masalah,” ujar Plt. Bupati Pati kepada wartawan, Rabu (18/3/26).
Pemkab Pati juga telah menginstruksikan aparat, untuk siaga penuh selama malam takbiran hingga pelaksanaan open house.
Langkah ini diambil, guna kedepan memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan lancar tanpa insiden berarti.
Dengan pengaturan yang matang dan kesadaran masyarakat, Pemkab Pati optimistis lebaran tahun ini. bisa menjadi momentum kebersamaan yang aman, tertib, dan penuh makna
Lebaran bukan hanya soal perayaan, tetapi juga cermin kedewasaan masyarakat, dalam menjaga harmoni di tengah euforia.(red)






















Discussion about this post