PATI, INFODETIK.CO I Kritik masyarakat yang sempat beredar luas di media sosial terkait pembangunan Talud Desa Dengkek, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati
Justru berbuah manis. Pemerintah desa bergerak cepat, melakukan evaluasi menyeluruh, dan memperbaiki kualitas pekerjaan di lapangan.
Proyek talud yang bersumber dari Banprov Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp 200 juta ini
Memiliki fungsi penting dalam mendukung sektor pertanian desa. Karena itu, ketika muncul keluhan warga, pemerintah desa langsung mengambil langkah tegas.
Kepala Desa Dengkek, Muhammad Kamjawi mengatakan bahwa kritik merupakan bagian dari kontrol publik yang harus dihargai.
“Kami tidak alergi kritik. Justru dari masukan itulah kami bisa memastikan pekerjaan ini benar-benar sesuai spesifikasi dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya, Jumat (9/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan lapangan, beberapa bagian pekerjaan dan bahan bangunan langsung diperbaiki, agar sesuai standar teknis.
“Kami ingin hasil pembangunan ini awet, kuat, dan berfungsi maksimal bagi petani,” tambahnya.
Warga setempat kini merasakan langsung dampak dari perbaikan tersebut. Sri Lestari menyampaikan bahwa kualitas pekerjaan setelah perbaikan jauh lebih rapi dan kokoh.
“Sekarang terlihat jelas bedanya. Kami sebagai warga merasa dihargai, karena kritik ini ditanggapi dengan serius,” ujarnya
Ia berharap pola seperti ini terus diterapkan dalam setiap proyek pembangunan desa, agar kedepan kepercayaan publik semakin kuat.
Pemerintah Desa Dengkek menekankan bahwa pengawasan akan terus dilakukan, hingga proyek rampung sepenuhnya.
Tidak hanya melibatkan perangkat desa, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk turut memantau proses pembangunan.
“Kami ingin pembangunan ini selesai dengan baik, sesuai spesifikasi, dan memberi dampak jangka panjang bagi kesejahteraan petani,” lanjut Muhammad Kamjawi, Kades Dengkek kepada wartawan.
Dengan pola kerja yang transparan, responsif, dan partisipatif, proyek talud Desa Dengkek kini tidak hanya menjadi sarana infrastruktur
Tetapi juga simbol kolaborasi antara pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas.(red)






















Discussion about this post