KUDUS I Turnamen Kapolres Cup Mobile Legends 2026 bukan sekadar kompetisi E-Sport biasa. Ajang ini menjadi magnet besar bagi Generasi Z di Kabupaten Kudus
Sekaligus, bukti bahwa dunia gim daring dapat menjadi sarana edukatif dan pembentukan karakter.
64 tim pelajar SMP dan SMA ambil bagian dalam turnamen yang digelar di UIN Sunan Kudus. Dukungan penuh dari Polres Kudus dan FIS E-Sports membuat pelaksanaan kompetisi berjalan profesional dan tertib.
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo menekankan pentingnya nilai etika dan sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Saya minta seluruh peserta bertanding sehat, patuh aturan, dan tetap menjunjung tinggi nilai disiplin. Jadikan ajang ini sebagai pembelajaran,” kata AKBP Heru Dwi Purnomo kepada wartawan, Kamis (12/2/26).
Kapolres Kudus menambahkan, peluang karier di dunia E-Sport semakin terbuka luas. Namun, generasi muda tetap harus mengutamakan pendidikan formal.
Pertandingan eksebisi yang melibatkan Kapolres dan Wakil Rektor II UIN Sunan Kudus menjadi simbol kuat bahwa E-Sport mendapat legitimasi dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan.
Peserta dari berbagai sekolah mengaku senang dan termotivasi. Mereka menilai turnamen ini memberi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan hobi secara positif dan terarah.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Kapolres Cup 2026, Polres Kudus menunjukkan pendekatan humanis dalam membangun kedekatan dengan generasi muda.
Melalui E-Sport, sinergi kepolisian dan pelajar semakin erat, membuka peluang lahirnya atlet-atlet digital yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.(red)























Discussion about this post