INFODETIK.CO I Nama Ratu Kalinyamat kembali menjadi perbincangan hangat. Di tengah geliat wisata sejarah dan maraknya konten budaya di media sosial
Sosok perempuan penguasa Jepara abad ke-16 itu kembali diselimuti aura misteri. Tak hanya dikenal sebagai ratu pemberani yang menantang Portugis, Sabtu (21/2/26).
Ia juga lekat dengan kisah tapa, sumpah darah, hingga cerita-cerita yang masih dipercaya sebagian masyarakat pesisir utara Jawa.
Dalam catatan sejarah, Ratu Kalinyamat adalah putri dari Sultan Trenggana, penguasa Kesultanan Demak.
Dia naik tahta setelah suaminya, Pangeran Hadirin gugur dalam pusaran konflik politik. Namun di luar fakta sejarah itu, berkembang kisah yang jauh lebih dramatis
Sang ratu disebut melakukan tapa brata di kawasan perbukitan Danaraja, sebagai bentuk sumpah untuk menuntut keadilan atas kematian suaminya.
Konon dalam pertapaan, ia bersumpah tak akan berhenti sebelum darah sang pembunuh terbalas.
Cerita ini hidup dalam tutur masyarakat Jepara secara turun-temurun. Sebagian menyebut sumpah itu sebagai simbol tekad politik, sebagian lain memaknainya secara spiritual.
Di sinilah batas antara sejarah dan legenda menjadi kabur. Jepara pada masa pemerintahannya dikenal sebagai kekuatan maritim besar.
Armada lautnya tercatat pernah dua kali menyerang malaka yang dikuasai Portugis. Namun yang menjadi misteri
Bagaimana seorang ratu di pesisir Jawa mampu membangun kekuatan laut sedemikian besar, dalam waktu relatif singkat?
Sumber-sumber Portugis, bahkan menyebut armada Jepara mencapai ratusan kapal dengan ribuan prajurit.
Sebagian peneliti meyakini keberhasilan itu karena Jepara telah lama menjadi bandar niaga penting.
Namun dalam cerita rakyat, kekuatan itu kerap dikaitkan dengan “wahyu kepemimpinan” yang diyakini turun kepada sang ratu saat bertapa.
Spiritual ini membuat sosoknya bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan figur yang disakralkan. Hingga kini, lokasi yang diyakini sebagai tempat pertapaan Ratu Kalinyamat masih diziarahi.
Masyarakat datang dengan beragam tujuan seperti berdoa, mencari ketenangan, bahkan berharap berkah.
Tidak sedikit pula yang mengaku merasakan aura berbeda saat berada di kawasan ini, terutama menjelang malam.
Legenda misteri ini adalah bagian dari konstruksi budaya yang memperkaya identitas daerah. Dalam konteks Jepara, kisah Ratu Kalinyamat bukan hanya tentang masa lalu
Tetapi juga tentang kebanggaan lokal atas sosok perempuan pemimpin yang berani dan visioner. Misteri yang menyelimuti justru membuat namanya tetap hidup.
Cerita sejarah politik, spiritualitas Jawa, dan imajinasi kolektif masyarakat pesisir. Apakah semua kisah tapa dan sumpah itu benar terjadi, atau hanya simbol perlawanan yang dibungkus narasi mistik?
Yang pasti, hingga hari ini, Ratu Kalinyamat tetap menjadi teka-teki yang memikat. Di antara debur ombak Laut Jawa dan jejak pelabuhan tua Jepara
Namanya terus disebut sebagai ratu, pejuang, sekaligus legenda yang tak pernah benar-benar terpecahkan.(red)

























Discussion about this post