PATI, INFODETIK.CO I Satlantas Polresta Pati hari ini menegaskan bahwa penegakan hukum lalu lintas tidak selalu identik dengan tindakan represif.
Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, yang digelar Sabtu malam (7/2/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menindak 117 pelanggar lalu lintas, dengan fokus utama, pada pelanggaran berpotensi kecelakaan dan penggunaan knalpot brong.
Meski melakukan penilangan, pendekatan humanis tetap dikedepankan. Para pelanggar, khususnya kalangan pelajar, kini diberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas serta kesadaran mematuhi aturan.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran, bukan sekadar memberi sanksi,” kata Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok kepada wartawan.
Sebanyak 108 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan kegiatan berjalan profesional dan kondusif.
Selama operasi berlangsung, situasi aman dan terkendali tanpa gangguan berarti. Satlantas Polresta Pati memastikan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin
Sebagai upaya preventif dan represif, dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pati.(red)






















Discussion about this post